Rabu, 01 Agustus 2012

wonosobo negeri di awan

Agan-agan semuanya pasti pernah denger lagunya Katon Bagaskara yang judulnya Negeri di Atas Awan kan. Untuk mengingat tentang lagu ini berikut lirik lagunya gan :

Di bayang wajahmu
Kutemukan kasih dan hidup
Yang lama lelah aku cari
Dimasa lalu

Kau datang padaku
Kau tawarkan hati nan lugu
Selalu mencoba mengerti
Hasrat dalam diri

Kau mainkan untukku
Sebuah lagu tentang negeri di awan
Dimana kedamaian menjadi istananya
Dan kini tengah kaubawa
Aku menuju kesana

Ternyata hatimu
Penuh dengan bahasa kasih
Yang terungkapkan dengan pasti
Dalam suka dan sedih


Nah konon Katon Bagaskara menciptakan lagu ini karena terinspirasi dari sebuah dataran tinggi bernama Dieng di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah. Tempat ini sangat mempesona pemandangannya gan. Saking tingginya tempat itu kita serasa berada di atas awan. Nah di Kabupaten Wonosobo khususnya di Dieng ini mempunyai banyak obyek-obyek wisata yang sangat menarik. Dieng adalah wilayah vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa. Kawah-kawah kepundan banyak dijumpai di sana. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000m di atas permukaan laut. Suhu di Dieng sejuk mendekati dingin, berkisar 15—20°C di siang hari dan 10°C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara terkadang dapat mencapai 0°C di pagi hari .

1. Gardu Pandang

Dari tempat ini tampak pemandangan yang sangat indah. Dibawahnya ada lembah yang curam sehingga rumah-rumah di pedesaan nampak kecil-kecil. Lokasi ini terletak 1.800 m di atas permukaan laut. Berarti ketinggiannya hanya terpaut beberapa ratus meter dibanding gunung Sindoro. Nampak sangat indah berwarna keemasan, oleh sebab itu sering disebut dengan Golden Sun Rise.


Spoiler for gardupandang 1 :

Spoiler for foto gardupandang 2 :


2. Candi Dieng

Komplek candi ini dibangun di bekas cekungan sisa kawah. Konon ini merupakan bangunan Hindu tertua di Jawa Tengah yang dibangun sekitar abad ke tujuh, lebih tua dari prambanan yang dibangun pada abad


Spoiler for foto candi dieng 1:

Spoiler for foto candi dieng 2:

Spoiler for foto candi dieng 3:


3. Telaga Warna

Disebut Telaga Warna karena memiliki keunikan tersendiri berkaitan dengan warna telaga. Terkadang berwarna hijau dan kuning, biru dan kuning, atau berwarna-warni mirip pelangi. Variasi warna ini dipengaruhi cuaca, waktu dan tempat melihatnya. Menurut masyarakat setempat, ada suatu kisah yang menyebabkan warna danau alias telaga itu berwarna-warni. Konon, dahulu ada cincin milik bangsawan setempat yang bertuah namun terjatuh ke dasar telaga. Sementara dari kajian ilmiah, telaga ini merupakan kawah gunung berapi yang mengandung belerang. Akibatnya, bila air telaga terkena sinar matahari akan dibiaskan menjadi warna-warni yang indah.


Spoiler for foto telaga warna1:

Spoiler for foto telaga warna2:


4. Kawah Sikidang

Kawah ini adalah kawah vulkanik dengan lubang kepundan berada di daerah dataran sehingga kawah dapat disaksikan langsung dari bibir kawah. Sampai saat ini kawah Sikidang masih aktif mengeluarkan uap panas sehingga air kawah mendidih dan bergejolak. Selain kawah sikidang ini, di daerah Dieng masih banyak kawah lain yang sangat menarik kita kunjungi.

Spoiler for foto kawahsikidang1:

Spoiler for foto kawahsikidang2:



5. Dieng Plateau Theater (DPT)

Dieng Plateau Theater adalah sarana wisata berupa bioskop yang materinya berupa informasi peristiwa alam Dieng, seperti peristiwa Sinila tahun 1979. Sarana ini digagas oleh Gubernur Jawa Tengah kala itu, bapak Mardiyanto. Terletak di lereng bukit Sikendil, kira-kira 1.5 km dari pertigaan masuk Dieng, 250 meter dari Telaga Warna. Berada pada ketinggian 2.100 m di atas permukaan laut.

Sarana ini cocok sekali bagi anda yang ingin mengetahui peristiwa alam di Dieng dan Budaya masyarakat sekitarnya. Sebagai tujuan wisata bagi para pelajar juga sangat baik.

sumber :
negeri awan

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...